Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

RAMAI - RAMAI MAIN DI HILIR

ADMIN MEDCOM DPP GAAS
0

 



_Ilmu hikmah_


Wayan Supadno.



Akhir - akhir ini makin banyak kawula muda bisnis pangan pada ruas hilir. Baik itu industri skala UMKM atau pun ekspor. Fenomena ini bagus sekali. Multiplier effectsnya banyak sekali. Memang harus seperti ini, idealnya sejak dulu. 


Pemerintah mestinya makin membangun iklim usaha yang menjadikan mereka makin antusias produktif. Begitu juga lembaga pendidikan baik kampus maupun sekolah harus terus menyiapkan SDM pada ruas hilir tersebut lebih banyak lagi.


Karena akan berdampak pada ;


1. Adanya kepastian pasar bagi produsen di ruas hulu. Apalagi jika dipasarkan ke luar negeri (ekspor) akan dapat permintaan lebih banyak lagi. Karena daya pasok, tidak sebanding dengan permintaan pasar global yang besar. Jadilah harga naik.


2. Jika harga jual naik karena permintaan besar. Maka petani dapat laba lebih besar lagi. Petani makin semangat investasi ekspansi yang produktif. Karena ada contoh lapangan maka petani di sekitar ikut - ikutan latah. ATP atau ATM. Amati Tiru Plek atau Amati Tiru Modifikasi.


3. Karena kolektif makin banyak produsennya. Berdampak pada makin luas lahan yang diberdayakannya. Makin sedikit lahan tidur terlantar. Kesejahteraan masyarakat terdongkrak. Stunting dan kemiskinan bisa diminimalkan.


4. Karena industri hilir inovatif biasanya padat karya. Bisa menampung pengangguran. Tidak perlu lagi jadi TKI yang selama ini korban meninggal karena Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) hingga 1.900 orang/tahun.


5. Jika fenomena ini terus bergairah makin banyak industri hilir inovatif. Maka keluarga petani tidak perlu berbagi sawah untuk warisan. Agar indeks sawah petani tidak makin sempit. Anak petani kerja di pabrik agro. Ini proses makro meminimalkan lahan makin sempit.


6. Implikasi lain lagi. Pajak, devisa dan pertumbuhan ekonomi makin bergairah. Jadi sumber motivasi dan inspirasi bagi masyarakat luas. Utamanya kawula muda terpelajar. Agar ramai - ramai membangun jiwa kewirausahaan. Karena profesi ini simpul pengurai berbagai masalah bangsa di mana saja.


Konkretnya ;


1. Sejak buah naga tepung (powder) banyak permintaan lalu harga stabil karena kontrak industri. Kini pisang tepung banyak permintaan utamanya di pabrik roti dan makanan bayi dalam kemasan. Begitu juga buah lainnya. Jadilah impor besar selama ini terbendung.


2. Ekstrak jeruk lemon  california, jeruk madu chokun dan jambu merah sama juga. Adanya serapan pasar yang besar - besaran maka harga difiksasi agar petani ada kepastian pasar dan kepastian harga. Ini juga terbukti membendung impor jumlah besar.


3. Begitu juga daun salam, daun sereh, daun mahoni dan lainnya. Ekspornya masih banyak lagi. Walaupun industri herbal farmasi di luar negeri. Tetap sangat bermanfaat mendongkrak dinamisnya ekonomi Indonesia dari masyarakat menengah ke bawah secara jamak. Ekonomi kerakyatan.


Kata kunci :


" Bangunlah manusia bermental pengusaha oleh akademisi dan iklim usaha oleh pemerintah yang merangsang agar masyarakat makin semangat berusaha, berpartisipasi membangun negeri sendiri. "



Salam 🇮🇩

Wayan Supadno

Pak Tani

HP 081586580630


Sumber : https://wayansupadno.com/2023/06/02/ramai-ramai-main-di-hilir/

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS