Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

SUKSESNYA KARENA PENGORBANAN

ADMIN MEDCOM DPP GAAS
0


 


Sumber : https://wayansupadno.com/2023/06/28/suksesnya-karena-pengorbanan/


_Ilmu hikmah_



Wayan Supadno.



Berikut ini adalah kisah nyata, banyak orang sukses karena mau berkorban. Sebuah pengorbanan diyakini akan jadi benih dan pangkal sukses. Juga jadi pengantar dan pengontrol hidupnya, agar tetap sukses. " Sukses jadi manusia bermanfaat. "


1. Beberapa anak muda, lulusan SLTA. Ingin kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Minta bantuan. Saya hanya bilang, iya saya bantu. Tapi berjanjilah dan laksanakan. Agar keluar keringat mencari uang dengan cara halal, dana tersebut belikan 7 bungkus nasi. 


Nasi sebanyak 7 bungkus tersebut, bagikan ke anak - anak yatim piatu yang belum mampu mencari nafkah buat dirinya dan orang tua jompo yang tidak mampu lagi mencari nafkah buat dirinya. Minta maaf dan minta doanya. Karena di sanalah doa paling sering dikabulkan oleh Tuhan YME.


Goal. Saya hanya turut berdoa dan komunikasi dengan unsur Pimpinan PTN tersebut. Mana tahu pantas, tolong diterima. Lalu mereka saya wajibkan tiap ada kiriman dana dari Orang Tua agar didahulukan beli nasi bungkus untuk anak yatim piatu dan orang tua jompo seikhlasnya.


2. Seorang Perwira Militer. Pangkat Lettu CKM. Dokter umum dari Sepamilsuk. Mau studi lagi, di kampus hebat mengambil spesialis Radiologi. Minta tolong saya juga. Saya hanya komunikasi ke Rektor PTN hebat tersebut, agar dibantu jika memungkinkan. 


Goal juga. Sama perlakuannya. Saya hanya minta agar mau berkorban. Bukan bolak balik chat atau telepon saya atau memberi amplop ke saya. Tidak butuh itu, yang saya butuhkan ikhlas minta maaf dan berkorban ke yang berhak. Fakir miskin dan anak yatim piatu. 


Juga saya minta agar sejak diterima membiasakan diri, tiap terima gaji dari TNI, pada kesempatan pertama menyisihkan untuk beli beras beberapa karung kecil saja. Bagikan ke yang berhak terdekat di kelopak mata. Diteruskan atau tidak. Itu urusan yang bersangkutan. Yang penting saya sudah amanahkan.


3. Anak muda bersama orang tuanya dan pamannya yang juga perwira TNI. Daftar Akabri (Akmil). Membawa dana diberikan ke saya, minta tolong agar dibantu. Dananya saya tolak. Setelah saya cek semua termasuk kesehatannya. Ternyata bagus. Peluangnya ada. 


Sama saya minta agar " berkorban " . Korban perasaan dan banyak hal agar makin rendah hati dan tahu diri. Saya kisahkan juga bahwa saya dulu daftar TNI juga tanpa dana. Itu hanya isu saja. Hanya orang tidak tanggung jawab saja kalau masuk TNI harus memakai dana. Salah besar.


Yang seorang sudah goal, sudah dinas di Kostrad. Dokter Militer. Pangkat Letda. Yang seorang lagi tinggal seleksi di Panitia Pusat. Telah menyingkirkan lebih dari 1.000 calon lainnya. Saya hanya minta berkorban dari keringatnya sendiri, beli nasi 7 bungkus. Dibagikan ke orang - orang yang teraniaya hidupnya.


Sesungguhnya, banyak kisah sukses lainnya karena ikhlas berkorban. Karena inisiatifnya sendiri. Karena perintah ajaran agamanya. Konkretnya membiasakan diri puasa Senin Kamis. Membiasakan diri berbagi ilmu dan pengalaman bermanfaat. Berbagi parsial harta. Membiasakan diri sabar dan ikhlas, sekalipun 2 kata ini mudah dihafal dan diucapkan. Tapi sangat sulit dibiasakan untuk jangka panjang.



Salam 🇮🇩

Wayan Supadno

Pak Tani

HP 081586580630

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS