CEO GROUP,Bandung – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung mempercepat pengerjaan pengecoran jalan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, dengan melanjutkan pekerjaan hingga malam hari guna mengejar target pembangunan sepanjang 1,5 kilometer.
Hingga Rabu (11/2), progres pengecoran pada siang hari telah mencapai sekitar 200 meter. Pengerjaan kemudian dilanjutkan pada pukul 20.00 WIB di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik dan menambah sekitar 90 meter dari titik 1.300 meter menuju arah 1.200 meter.
Danramil 2414/Ciwidey Kapten Inf Supriyadi mengatakan percepatan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI bersama masyarakat agar sasaran fisik selesai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
“Melalui TMMD ini, kami ingin membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong bersama masyarakat,” katanya.
Pembangunan jalan beton tersebut dirancang sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 3 meter dan ketebalan sekitar 20 sentimeter yang akan terhubung hingga perbatasan Kabupaten Cianjur. Infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebut pembangunan jalan melalui TMMD Ke-127 didukung anggaran Rp10 miliar dari APBD Kabupaten Bandung Tahun 2026.
Menurut dia, kolaborasi dengan TNI AD tersebut sejalan dengan upaya percepatan pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah menegaskan TMMD yang berlangsung selama 30 hari merupakan wujud sinergi antara Pemkab Bandung, TNI, dan masyarakat.
“TMMD merupakan kegiatan manunggalnya TNI dengan rakyat. Sasaran fisik utama TMMD ke-127 ini adalah pembangunan jalan Cipelah,” katanya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan pembinaan masyarakat dengan melibatkan sekitar 150 personel TNI.
