Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

Mindset Belum Berubah Marka Jalan Jadi Tempat sampah

YATIMAN
0


CEO GROUP, Lembang,KBB,-Masalah tumpukan sampah di kawasan wisata seperti Lembang pasca libur Lebaran memang menjadi isu klasik yang cukup memprihatinkan. Sebagai daerah tujuan wisata utama di Bandung Raya, pada musim liburan lebaran ini kunjungan wisatawan meningkat, namun sampah yang di buang sembarangan di marka jalan juga meningkat 



 Seringkali masalah ini bermuara pada perilaku atau mindset dan kebiasaan "buang sampah sembarangan" dari oknum wisatawan dan juga masyarakat yang merasa bahwa tempat wisata bukan lingkungan pribadi sendiri dan keterbatasan fasilitas tempat sampah publik yang kurang memadai di sepanjang jalur utama di jadikan alasan pembenaran, apalagi di saat kemacetan yang panjang membuang sampah di pinggir jalan seperti menjadi hal yang legal.


Dampak dari sampah liar itu tentu  Mengganggu kenyamanan wisatawan lain dan warga lokal selain menimbulkan  aroma yang tidak sedap,




Tumpukan sampah yang dibiarkan lama bisa menjadi sarang penyakit dan saat hujan akan mencemari saluran air selanjutnya terbawa aliran air masuk ke sungai Cikapundung dan tentunya bermuara ke sungai citarum. Hal ini tentunya akan mengakibatkab kondisi banjir di wilayah citarum  hilir terutama di kota bandung, bale endah, dayeuh kolot yang memang di lewati oleh aliran sungai cikapundung.


Pada hari Jumat 27 Maret 2025, Dansatgas citarum harum, Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto bersama anggota satgas sektor 8 dan aparat kewilayahan kecamatan Lembang  melaksanakan giat bersih bersih sampah, dengan sasaran sampah di sepanjang  jalan kolonel masturi lembang dan di aliran anak sungai cikapundung yang berada di jembatan dekat Imah seniman.


Semoga dengan giat hari ini bisa menyadarkan dan bisa membuka pikiran kita semua bahwa marka  jalan bukan Tempat Sampah terpanjang, Alam memiliki batas kemampuan untuk mengolah limbah kita, Plastik yang Anda buang hari ini tidak akan hilang dalam semalam, ia akan menetap di tanah dan laut hingga ratusan tahun ke depan, meracuni air yang kita minum dan makanan yang kita konsumsi yang pasti akan berpengaruh terhadap anak cucu kita kelak...

Kami dari satgas tidak bosan untuk menghimbau jangan buang sampah sembarangan karena dari sekantong sampah yang di buang sembarangan ada seribu masyarakat lainnya yang menderita karena banjir.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS