Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

Upaya Jaga Kelestarian Citarum Satgas Sektor 8 Lakukan Pendataan TPS LIAR dan Pembersihan Sampah

YATIMAN
0


CEO GROUP, Bandung,-Satgas Citarum Harum Sektor 8 kembali lagi melakukan serangkaian kegiatan penting dalam rangka pemulihan dan pemeliharaan kualitas kebersihan lingkungan Pada hari Kamis (26-3-2026)


kegiatan difokuskan pada dua poin utama, yaitu pendataan dan pengecekan kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di semua Sub Sektor Paska hari raya idul Fitri, serta pembersihan sampah liar di Darat dan dialiran anak² sungai 


Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan oleh Satgas Citarum Harum untuk menangani permasalahan sampah yang menjadi salah satu penyebab utama menurunnya kualitas air Sungai. Sebagai salah satu sungai yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat di wilayah Jawa Barat, termasuk wilayah di Subsektor 8, pemeliharaan kebersihan dan kelestarian Sungai menjadi prioritas utama dalam upaya pembangunan berkelanjutan.



Pada tahap awal kegiatan, tim melakukan pendataan menyeluruh terhadap lokasi-lokasi yang menjadi potensi TPS liar di wilayah Sub sub Sektor. Setelah melalui proses identifikasi, observasi langsung, dan pengukuran visual secara cermat, tim menemukan bahwa terdapat satu titik TPS liar yang telah menumpuk sampah dengan volume diperkirakan mencapai 150 kilogram.


Sampah yang ditemukan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sampah anorganik seperti plastik kemasan, botol bekas, kardus, dan styrofoam, hingga sampah organik berupa sisa makanan dan dedaunan yang tidak terkelola dengan baik. Menurut Koordinator Tim Satgas Citarum Harum Sub Sektor 3/Sektor 8, lokasi TPS liar ini berada di area yang cukup strategis dan berpotensi menjadi sumber pencemaran air tanah serta sumber penyakit jika tidak segera ditangani.


“Kita menemukan bahwa lokasi TPS liar ini sering digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai tempat pembuangan akhir sampah sehari-hari. Kondisi ini tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga dapat menyebabkan penyumbatan saluran air hujan dan berpotensi mengalirkan sampah ke saluran anak sungai yang akhirnya masuk ke Sungai,” ujar 


Selain itu melakukan pencatatan jumlah dan jenis sampah, juga mendokumentasikan lokasi secara detail melalui foto dan pencatatan koordinat geografis.Data yang dikumpulkan ini akan digunakan sebagai dasar untuk perencanaan tindak lanjut, termasuk evakuasi sampah, pembangunan sarana pembuangan sampah yang sesuai, serta penyuluhan kepada masyarakat sekitar”ucapnya.


Setelah menyelesaikan tahap pendataan, melanjutkan kegiatan dengan pembersihan sampah di saluran anak sungai industri yang menjadi salah satu jalur aliran air yang masuk ke Sungai Citarum. Saluran ini merupakan bagian penting dari sistem drainase wilayah industri dan pemukiman sekitar, sehingga kondisi kebersihannya sangat berpengaruh terhadap kualitas air Sungai Citarum secara keseluruhan.


Selama proses pembersihan yang berlangsung selama beberapa jam, tim berhasil mengumpulkan dan mengangkut berbagai jenis sampah yang menyumbat aliran air. Sampah yang terkumpul sebagian besar berasal dari limbah yang tidak terkelola dengan baik dari aktivitas industri kecil di sekitar wilayah serta pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat. Kegiatan pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat-alat pendukung seperti sekop, ember, dan gerobak sampah, serta didukung oleh kerja sama dari beberapa warga yang secara sukarela turut membantu proses pembuangan sampah.


“Saluran anak sungai ini menjadi salah satu pintu masuk sampah ke Sungai Citarum. Oleh karena itu, pembersihan secara berkala sangat diperlukan untuk memastikan bahwa aliran air yang masuk ke sungai utama bebas dari sampah dan tidak menyebabkan pencemaran lebih lanjut,


Pasca selesai pembersihan, aliran air di saluran anak sungai menjadi lebih lancar dan terlihat lebih bersih.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS