Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

Dari Bhayangkari ke Guru Besar, Ini Kiprah Prof Nita Kanya

YATIMAN
0


CEO GROUP ,Bandung  – Anggota Bhayangkari, Prof. Dr. Nita Kanya, S.E., M.M., meraih jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar di Universitas Langlangbuana, Bandung, sebagai bentuk kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.


Prof. Nita Kanya merupakan akademisi di bidang manajemen yang aktif dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, serta perilaku organisasi. 


Selain menjalankan tugas sebagai dosen, ia juga terlibat dalam berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dalam membangun karier akademik sejak awal.


“Karier itu saya bangun dari awal, dan puncak tertinggi seorang dosen adalah menjadi guru besar,” kata Prof. Nita. Senin (27/4) 


Selain berkarier di dunia akademik, Prof. Nita juga menjalankan peran sebagai Bhayangkari yang mendampingi suaminya bertugas sebagai Komandan Batalyon A Sat brimob Polda Jabar. Ia menilai kemampuan dalam mengatur waktu dan menentukan prioritas menjadi kunci dalam menjalankan dua peran tersebut.


Menurutnya, dalam kondisi kegiatan yang bersamaan  yang sangat penting. Sehingga perlu untuk mengatur waktu yang ada sehingga bisa dilaksanakan kedua-duanya dilaksanakan dengan baik. Baik kegiatan Bayangkari maupun kegiatan di Akademi.


“Tapi jika bersamaan baik kegiatan akademis dan Bhayangkari tinggal mengatur waktu agar kegiatan keduanya berjalan dengan baik” ujarnya.


Prof. Nita juga menekankan pentingnya dukungan dari organisasi dan keluarga dalam menunjang keberhasilan kariernya. Ia menyebut adanya pemahaman dari pimpinan Bhayangkari terhadap anggota yang memiliki karier profesional sebagai faktor pendukung.



Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk terus bersemangat dalam meraih cita-cita.


“Semangat dan jangan takut bermimpi besar. Semua bisa mencapai titik tersebut,” ujarnya.


Ia berharap pendidikan di Indonesia ke depan semakin maju dan mampu melahirkan generasi unggul.


Sementara itu, suaminya, Kompol Dr. Fajar Cahyono, yang merupakan Komandan Batalyon A Sat brimob Polda Jabar mengatakan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari doa dan dukungan berbagai pihak.


“Keberhasilan ini berkat doa dan dukungan semua pihak. Saya sebagai suami hanya mendorong dan mendukung,” katanya.


Usai meraih gelar Guru Besar, Ia berharap dapat terus menjaga kerendahan hati dan melanjutkan proses belajar sepanjang hayat.



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS