Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

Pembatasan Game Digital Jadi Momentum Penguatan Karakter Generasi Muda

YATIMAN
0

 


Majalahceo.com, Bandung,-Dosen dari Program Studi di Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Penguatan Karakter Peserta Didik dalam Menyikapi Pembatasan Waktu Bermain Game Digital di Era Modern”, Pelaksanaan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ash-Shidiq. Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dunia pendidikan terhadap perkembangan penggunaan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak usia sekolah dasar.

Di era modern saat ini, permainan digital atau game online telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari peserta didik. Kemajuan teknologi memberikan kemudahan bagi anak-anak untuk mengakses berbagai jenis permainan melalui telepon genggam maupun perangkat elektronik lainnya. Di satu sisi, game digital dapat memberikan hiburan dan melatih kemampuan tertentu, seperti strategi dan konsentrasi. Namun di sisi lain, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari menurunnya disiplin belajar, kurangnya interaksi sosial, hingga berkurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melihat kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya penguatan karakter dalam menggunakan teknologi secara bijak. Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik mampu memahami pentingnya mengatur waktu bermain game digital sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar, ibadah, maupun aktivitas sosial bersama keluarga dan teman.

Dalam kegiatan tersebut, para pemateri menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Peserta didik diajak untuk mengenali dampak positif dan negatif dari penggunaan game digital. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta didik terlihat aktif mengikuti sesi diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang diberikan oleh tim dosen. Melalui pendekatan yang menyenangkan, peserta didik tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga belajar bagaimana menerapkan kebiasaan baik dalam menggunakan teknologi digital.

Salah satu materi yang mendapat perhatian besar dari peserta didik adalah tentang cara membagi waktu antara belajar, bermain, dan beristirahat. Penggunaan game digital sebaiknya dilakukan secara terbatas dan tidak berlebihan. Anak-anak diajak untuk membuat jadwal harian sederhana agar dapat lebih disiplin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, peserta didik dapat tetap menikmati hiburan digital tanpa mengabaikan kewajiban utama mereka sebagai pelajar.

Selain memberikan edukasi kepada peserta didik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif, seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru. Penguatan karakter dinilai sangat penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Anak-anak tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan dalam mengendalikan diri dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa teknologi, termasuk game digital, harus digunakan secara seimbang dan bijaksana. Dengan penguatan karakter yang baik, peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif di era modern.

(Penulis : Eti Hayati, M.Pd/Dosen Universitas Pamulang)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS