Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

SOSIALISASI PROGRAM CITARUM HARUM SEKTOR-1 PENANGANAN LAHAN KRITIS DI KECAMATAN PANGALENGAN

YATIMAN
0


Majalahceo.com
,  | Kab Bandung
,-Dalam rangka mendukung percepatan pemulihan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, Satgas Citarum Harum Sektor-1 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Citarum Harum tentang Penanganan Lahan Kritis kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, (Selasa, 26 Mei 2026).


Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Mei 2026 mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Kecamatan Pangalengan, Desa Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.


Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Dansektor-1 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Makmur Siagian, S.I.P., dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, dinas terkait, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga masyarakat Kecamatan Pangalengan.


Dalam kegiatan tersebut disampaikan beberapa materi penting terkait penanganan lahan kritis, di antaranya mengenai pemanfaatan lahan kritis secara produktif dan berkelanjutan, kebijakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), serta pentingnya pengelolaan sumber daya hutan secara lestari dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


Adapun narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

Dansektor-1 Citarum Harum Kolonel Inf Makmur Siagian, S.I.P.

Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Bapak Asep R. Taufik.

Perwakilan KPH Bandung Selatan, Bapak Waka Hari Sudiana.



Dalam penyampaiannya, Dansektor-1 Kolonel Inf Makmur Siagian, S.I.P. menegaskan bahwa penanganan lahan kritis merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat.


“Kerusakan lingkungan dan lahan kritis apabila tidak segera ditangani akan berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari berkurangnya sumber air, terjadinya longsor, banjir, hingga menurunnya kualitas lingkungan hidup. Oleh karena itu, melalui Program Citarum Harum ini kami terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat untuk menjaga dan memulihkan lingkungan,” ujarnya.


Beliau juga menyampaikan bahwa rehabilitasi lahan tidak hanya berorientasi pada penghijauan semata, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pola pemanfaatan lahan yang tepat dan berkelanjutan.


“Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga kawasan hutan dan lahan resapan air. Penanaman pohon harus menjadi budaya bersama demi menjaga keberlangsungan lingkungan untuk generasi mendatang,” tambahnya.


Selain itu, Dansektor-1 juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem di wilayah hulu Sungai Citarum, khususnya di kawasan Pangalengan yang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan sumber air.


Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti penyampaian materi serta sesi diskusi mengenai berbagai upaya penanganan lahan kritis dan pelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Pangalengan.


Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah DAS Citarum.***"

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS