Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

PENGHARGAAN NUANSA MORALITAS

ADMIN MEDCOM DPP GAAS
0

 




Ilmu Hikmah 


Wayan Supadno.



Empiris...

Saya tahu diri, bahwa yang dapat Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, pada Penas Ke XVI KTNA di Padang Sumbar kali ini banyak. Tapi yang petani tidak lebih dari 5 orang se-Indonesia.


Terlebih yang membuat saya sangat bersyukur karena spesifikasinya adalah perihal regenerasi. Artinya mereplikasikan diri agar kawula muda pada gemar bertani dan beternak nuansa entrepreneurship yang inovatif. Menyiapkan praktisi hebat.


Terlebih dianggap mampu bekerja sama sinergis dengan berbagai pihak. Di antaranya pemerintah, akademisi dan masyarakat luas. Dianggap, tiada kesan mereduksi kontribusi pihak lain. Justru bersinergi. Ini hal sangat bernilai bagi saya pribadi, tentang kemanfaatannya.


Saat seleksi dan verifikasi oleh Tim Kementan, Pemda dan Setmilpres. Bukan hal mudah. Semua dicek ulang. Semua divalidasi. Termasuk harus bebas dari permasalahan hukum selama hidup ini. Harus terbukti kiprahnya di lapangan dan bersih.


Bukan hanya dicek administrasi, rumah tinggal dikunjungi dan tempat usaha tani ternak integrasi inovatif juga dikunjungi. Tapi juga testimoni pengakuan para petani muda milenial yang sukses karena termotivasi dan terinspirasi karena saya. Semua juga dicek secara fisik.


Kali ini benar - benar beda, tuntutan fakta dari nilai kemanfaatannya bagi Bangsa Indonesia. Sangat saya rasakan. Saat proses Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya. Sekalipun saya pernah dapat penghargaan dari ;


1. Kementan sebagai Petani Inovatif Nasional, Hari Pangan Se-Dunia tahun 2016.


2. Salah satu dari sebelas Inspirator Agribisnis Indonesia, tahun 2016.


3. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sebagai Ikon Prestasi Pancasila di Pertanian, tahun 2020.


4. Kampus ITS Surabaya, sebagai Ikon Keteladanan Kepahlawanan Kemanfaatan di Tengah Masyarakat, 2020.


5. Tokoh Sawit Indonesia, HUT ke 110 Sawit Indonesia, 2021.


Kesemuanya sangat saya syukuri dan hargai. Ini rahmat yang sesungguhnya dari Tuhan YME. Bukan soal berapa omzet, laba dan aset bisnisnya. Tapi nilai humanisnya. Manfaat nyata bagi masyarakat, alam semesta dan bangsa Indonesia. Membahagiakan.


Sejujurnya, saya sangat bahagia jadi petani peternak inovatif. Sering kali diminta berkenan foto bersama di banyak tempat. Termasuk di Bandara dan Pesawat mau terbang, ini berulang kali. Saat mengajar kuliah umum entrepreneurship, banyak minta foto video bersama.


Apalagi selama 3 hari ini di Padang. Acara Pekan Nasional (Penas) ke XVI Tani Nelayan se-Indonesia kumpul hingga 28.000 orang petani peternak nelayan. Belasan Gubernur dan hampir 300 Bupati. Puluhan kali petani minta foto bersama dengan saya. Haru sekali. Sungkan rasanya. 


Saya sangat mencintai mereka. Merekalah yang peduli serius dengan tindakan nyata lapangan. Memperjuangkan pangan masyarakat Indonesia 274 jutaan orang. Sangat berjasa bagi Indonesia. Makin haru lagi, Gubernur Sumbar melaporkan anggaran ke pertanian 10% dari APBN nya, sehingga kontribusi dari pertanian bisa 57%.


Semoga ditiru wilayah atau daerah lain. Agar Indonesia Jaya karena Petaninya. Tiada kemenangan Infanteri, tanpa bekal logistik. Tiada kemenangan petani pangan, tanpa bekal anggaran APBN/APBD mumpuni. Sekali lagi, terima kasih Indonesia, telah menghargai kiprah kecilku ini. Semoga bermanfaat. 


Bagimu Negeri, Jiwa Raga Kami.



Salam 🇮🇩

Wayan Supadno

Pak Tani

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS