CEO GROUP,KBB,-Masalah sampah di wilayah Bandung Raya bukan sekadar masalah estetika kota, melainkan ancaman ekologis serius bagi Sungai Citarum dan ekosistem di hilirnya, terutama Waduk Saguling, dalam beberapa hari terakhir satgas Citarum yang tergelar di 10 sektor bersama instansi terkait sudah melaksanan giat pembersihan sampah,baik sampah yang di wilayah Das Citarum maupun di aliran aliran anak sungai yang bermuara ke citarjm
Sungai-sungai kecil di seperti Sungai Cikapundung, Citepus, Cicadas dan Ciateul berfungsi layaknya ban berjalan yang mengangkut sampah domestik langsung ke aliran utama Citarum, Karena Waduk Saguling adalah bendungan pertama yang ditemui aliran Citarum setelah melewati wilayah perkotaan Bandung, waduk ini akhirnya berfungsi sebagai "saringan raksasa" bagi sampah warga
Hal ini di perparah dengan keadaan saat ini Bandung raya masih berjuang dengan ketergantungan pada TPA Sarimukti,Ketika terjadi kendala operasional di TPA Sarimukti maka tumpukan sampah di TPS liar dan pinggir jalan meningkat drastis Saat hujan turun, sampah-sampah ini otomatis tersapu masuk ke drainase dan berakhir di Citarum.
Pada hari Senin 30 Maret 2026, Dansatgas Citarum harum bersama dansektor 9 dan instansi terkait melaksanakan giat pembersihan sampah yang menumpuk di anak sungai Ciroyom, Bojongloa Kaler kota Bandung,dimana sampah di dominasi oleh sampah domestik yang menimbulkan bau tak sedap juga menjadikan lingkungan sekitar terlihat sangat kumuh, hal ini di perparah dengan banyak nya bangunan liar di atas sungai, sehingga menyulitkan petugas untuk membersihkan sampah.
Kami dari satgas Citarum harum tidak pernah bosan menghimbau kepada Masyarkat untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan nya, karna lingkungan itu titipan bukan warisan.
[30/3 15.29] Jiman 6:

