Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

“Kolaborasi Warga, Pemerintah Desa, dan DPRD Kabupaten Bandung Dorong Solusi Penanganan Banjir di RW 23 Rancaekek Permai II”

YATIMAN
0


CEO GROUP,Rancaekek, Kabupaten Bandung — Upaya penanganan banjir di wilayah RW 23 Perumahan Rancaekek Permai II terus didorong melalui kolaborasi antara warga, pemerintah desa, dan legislatif. Hal ini terlihat dalam kegiatan peninjauan langsung yang dilakukan oleh Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si., BP bersama H. Thony Fathony Muhammad, S.Aq, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, yang turut dihadiri oleh Kepala Desa Jelegong serta perangkat wilayah setempat.


Kepala Desa Jelegong,Bp Anen, menyampaikan bahwa pertemuan bersama warga di RW 23 ini menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait persoalan banjir yang selama ini menjadi permasalahan utama di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan, baik melalui forum Musrenbang maupun pengajuan langsung ke instansi terkait.


“Permasalahan banjir menjadi isu krusial yang terus kami dorong penanganannya.


 Mudah-mudahan melalui pertemuan ini dapat dihasilkan solusi terbaik sehingga ke depan RW 23 dapat terbebas dari banjir,” ujarnya.



Ketua RW 23 Perumahan Rancaekek Permai II, Mudaim, S.Pd.I., C.Ht., M.E, mengungkapkan apresiasi atas dukungan pemerintah desa dan kehadiran anggota DPRD Kabupaten Bandung. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa serta pengajuan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).


“Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan respons langsung dengan kehadiran dua anggota dewan yang meninjau kondisi di lapangan. Kami berharap ini menjadi langkah konkret dalam mendorong normalisasi dan penanganan banjir,” jelasnya.



Selain persoalan banjir, Mudaim juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian warga terhadap kebersihan lingkungan serta kondisi jumlah penduduk yang telah melebihi kapasitas. Dari yang idealnya sekitar 200 kepala keluarga (KK) per RW, saat ini jumlah warga di RW 23 telah mencapai lebih dari 2.000 KK. Hal ini berdampak pada berbagai aspek pelayanan, seperti akses ambulans dan fasilitas pendidikan.


Menanggapi hal tersebut, H. Thony Fathony Muhammad, S.Aq, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, menyatakan bahwa permasalahan di kawasan perumahan memang cukup kompleks dan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pengembang, pemerintah, dan masyarakat.



“Harus ada kolaborasi antara RW, pemerintah desa, dan pihak terkait. Kehadiran kami di sini adalah bentuk ikhtiar awal untuk mencari solusi bersama yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” ungkapnya.


Senada dengan itu, Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si., BP menegaskan bahwa persoalan banjir di RW 23 sudah berlangsung cukup lama dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi geografis serta pembangunan yang tidak sesuai standar. Ia menyebutkan bahwa posisi perumahan yang lebih rendah dari aliran Sungai Cikijing menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir.


“Permasalahan ini membutuhkan penanganan serius dan kolaboratif. Kita akan dorong agar ada langkah konkret dari dinas terkait, termasuk normalisasi dan perbaikan infrastruktur,” katanya.


Sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan, warga RW 23 juga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sampah di sekitar lingkungan perumahan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sekaligus menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko banjir.


Melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD Kabupaten Bandung, diharapkan permasalahan banjir dan berbagai persoalan lain di RW 23 Perumahan Rancaekek Permai II dapat segera menemukan solusi yang berkelanjutan.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
CEO INDONESIA NEWS